Usai sudah kata katakuSendiri terkunci disiniMenatap belukar karang terjalArang semua mimpiku
Coba singkirkan gamang hatiMenjadi belati sendiriMenembus dinding kelam langit hitamBersama geram di nadiku
Tanah oh tanah tanahkuBeri baja ragakuKan ku terjang semua yang menghadangKe batas takdir yang kupunya
Koyak sudah semua yang adaTerkoyak ke dasar sukmakuSendiri tergantung di gelap malamBerakhirkah ku disini ?
Sirna kini kesombongankuTerhempas berkali dan lukaDiterkam beku digerus badaiTawarkan ku tuk menyerah
Api oh api apikuBeri bara darahkuKan kuterjang semua yang menghadangKe batas takdir yang kupunya
Tuhan oh Tuhan TuhankuBeri mata hatikuTetap kusadarkan Kau pelindung dirikuPadaMu ku berserah diri
Coba singkirkan gamang hatiMenjadi belati sendiriMenembus dinding kelam langit hitamBersama geram di nadiku
Tanah oh tanah tanahkuBeri baja ragakuKan ku terjang semua yang menghadangKe batas takdir yang kupunya
Koyak sudah semua yang adaTerkoyak ke dasar sukmakuSendiri tergantung di gelap malamBerakhirkah ku disini ?
Sirna kini kesombongankuTerhempas berkali dan lukaDiterkam beku digerus badaiTawarkan ku tuk menyerah
Api oh api apikuBeri bara darahkuKan kuterjang semua yang menghadangKe batas takdir yang kupunya
Tuhan oh Tuhan TuhankuBeri mata hatikuTetap kusadarkan Kau pelindung dirikuPadaMu ku berserah diri
Tidak ada komentar:
Posting Komentar